Sejarah Uang Rupiah
Pada awal kemerdekaan, Indonesia masih menggunakan mata uang dari Jepang. Ketika NICA dengan Sekutu menduduki kota-kota besar Indonesia dan menguasai bank-bank Jepang, mereka mengedarkan Rupiah Jepang dari bank bank tersebut.
NICA menggunakan Rupiah Jepang untuk membiayai operasi militer mereka, membayar gaji pegawai pribumi, dan mengedarkan uang tersebut ke seluruh Indonesia guna menarik simpati masyarakat. NICA juga mengedarkan uang Hindia Belanda baru yang dikenal sebagai uang NICA. Itu semua memperparah kondisi keuangan Indonesia.
Pada 2 Oktober 1945, Pemerintah mengeluarkan maklumat yang menyatakan bahwa mata uang NICA tidak berlaku lagi di wilayah Republik Indonesia. Desakan untuk mencetak uang sendiri mulai bermunculan. Namun, Pemerintah Indonesia tidak dapat segera mencetak mata uang sendiri akibat keterbatasan dana dan tenaga ahli.
Untuk mengatasinya, berdasarkan Maklumat 3 Oktober 1945, mata uang yang beredar sampai dengan masa pendudukan Jepang diakui sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Indonesia. Selanjutnya, Pemerintah baru mengedarkan ORI (Oeang Repoeblik Indonesia) pada 30 Oktober 1946. Dalam keterbatasan transportasi dan ancaman keamanan pasca kemerdekaan, ORI disebarluaskan secara gerilya.
Namun karena situasi yang sulit pasca Agresi Militer Belanda, distribusi ORI belum bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Pada 1947, Pemerintah memberi mandat kepada para pemimpin daerah untuk menerbitkan ORI-Daerah (ORIDA) yang berlaku sementara di daerah masing-masing, antara lain di Banda Aceh, Tapanuli, Sumatera, dan Banten. Eksistensi ORI dan ORIDA tidak berlangsung lama.
Terbentuknya Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai salah satu hasil keputusan Konferensi Meja Bundar (KMB) pada 27 Desember 1949 mewajibkan penggunaan uang RIS mulai 1 Januari 1950.
Sejak itu, terdapat tiga jenis mata uang yang beredar, yaitu mata uang peninggalan pemerintah kolonial Hindia Belanda yang dikeluarkan oleh De Javasche Bank
Tugas
- Sebutkan satuan rupiah yang sudah pernah kalian pakai?
Misalnya : Rp 50, 100, 500, 1000 ,2000,5000 dan seterusnya
- Berapa satuan rupiah yang paling kalian suka?
Berikan alasannya apa?

